Tampilkan postingan dengan label gereja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gereja. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2013

BENEATH THE CRYSTAL WINDOW OF BOGOR CATHEDRAL

 

Photo-1407

Minggu pagi gue udah niat jalan2 ke Bogor. Setelah hampir 2 minggu rencana jalan2 ke Bogor tertunda gara2 berbagai alasan, akhirnya Minggu ini gue udah bertekad, “Harus jadi!”. Salah satu tujuan gue selaen refreshing di Kebun Raya Bogor, juga mau beribadah Minggu pagi di Katedral Bogor. Waduuuh jauh banget ya readers gue ke gerejanya. Domisili di Jakarta tapi gerejanya di Bogor hahaha. Apa boleh buat, udah menjadi agenda gue untuk mengunjungi gereja2 bersejarah di Indonesia, termasuk Katedral Bogor ini. Dengan dikunjunginya katedral ini, berarti resmi sudah gue udah memasuki semua katedral yang ada di Pulau jawa (kecuali Malang, cuman lewat doang). Yang exuisite soal gereja ini selain warna putihnya yang memukau, juga keindahan kaca patrinya bak kristal yang menurut gue cuman bisa ditandingi ama Katedral Jakarta aja.

Sebenarnya rencana awal gue, gue mau berangkat Sabtu dan nginep di tempat temen gue. Soalnya kan gue mau ikut misa pagi. Tapi sayangnya dia lagi sibuk mid-semesteran jadinya gue batalin, nggak enak ganggu dia. Makanya Minggu pagi gue sengaja bangun pagi2, soalnya jadwal misa yang mau gue datengin adalah jam 9 pagi. Gue berangkat dari teminal Lebak Bulus naek bus merah namanya Agra Mas. Adem dan enak bisnya, soalnya ber-AC. Tarif bisa diterima lah, sekitar 13 ribu. Busnya berangkat jam 7 dan untung aja perjalanan lancar sehingga sejam kemudian gue dah nyampe di terminal Baranangsiang, Bogor. Sebenarnya kurang unik juga sih guys berangkat ke Bogor naek bus gini, soalnya yang romantis kan naek kereta api tut tut tut hehehe. Tapi apa boleh buat. Dari tempatku ke Stasiun Kota naek busway aja bisa makan 1 ½ jam. Belum lagi naek komuternya 1 ½ lagi baru nyampe. Berarti total bisa 3 jam. Cepetan naek bus lah kemana2.

Setelah nyampe, gue celingak-celinguk nyari angkot. Ternyata tempatnya terpisah ama tempat turun bus. Di deket tempat bus ada gang kecil, tinggal turuuuuun terus entar juga ketemu angkot banyak. Nah, gue naek angkot 03 jurusan Bubulak yang ngelewatin stasiun. Di perjalanan gue sempet terkesan banget ama Istana Bogor yang indah banget. Belum lagi ada rusa2 totol yang cantik banget lagi merumput di halaman depan istana. Idih, unyu unyu banget rusanya. Jadi kepengen nyulik satu buat disate eh dipelihara di rumah hehehe.

Katedral gampang banget kok ditemuin, secara bangunannya gede dan mencolok gitu. Sayangnya pas gue kesana ....

Photo-1406

Buset...katedralnya lagi direnovasi??!!! Ada 365 hari dalam setaon dan gerejanya harus direnovasi PAS GUE BACKPACKERAN KE BOGOR??!! Tapi diambil positifnya aja deh guys. Walaupun merusak keindahan, diharapkan renov ini bakal memperkuat gereja sehingga semakin everlasting, ya nggak? Nah, begitu masuk, ternyata dugaan gue nggak meleset...nih gereja indaaaaaah banget. Bahkan ini mungkin gereja paling indah yang pernah gue kunjungin seumur hidup gue *dalam hal interior, soalnya katedral Jakarta agak gloomy sih*

Di dalam gue langsung mencoba konsen ikut misa. Tapi gimana bisa konsen coba, soalnya keluarga yang duduk di samping kiri gue rese banget. Bentar2 keluar, terus sebelum misa eh malah makan permen (nggak tau apa aturan gereja kalo kita harus berpuasa alias nggak makan minum sebelum misa). Belum lagi cowok di samping gue malah sibuk BBM-an pas misa. Aduduuuuuh. Yang sebelah kanan gue malah lebih parah. Khusuk dan alim sih orangnya, tapi dia adalah ... dia adalah ....seorang cewek Bogor yang manis dan geulis (serta seiman)!!! Hadeeeeeh...tambah nggak konsen misa nih hehehe.

Selesai misa, gue langsung melancarkan aksi foto2. Ini dia jepretan gue. Dimulai dari altar.

Photo-1369

Kaca patri di altar ini ternyata bergaya agak abstrak ala2 Picasso gitu.

Photo-1366

Oya yang aneh dari gereja ini gue nggak nemuin panel2 buat Jalan Salib. Entah mungkin karena lagi ada renov kali ya jadi diamankan dulu. Inilah interior gereja.

Photo-1376

Haduuuuuh...PENGEEEN...PENGEEEEN... Nih pasti sepasang kekasih yang mendoakan rencana pernikahan mereka *sok tau*

Photo-1401

Gereja ini ternyata ada balkonnya juga (tapi tangganya buat ke atas sereeeem banget). Inilah keindahan interior gereja dilihat dari atas.

Photo-1384

Dan inilah eksterior gereja yang walaupun masih direnov tapi masih keliatan gagah.

Photo-1402   Photo-1394

Oya, uniknya di gereja ini sampingnya ada masjid lho hohoho.

Photo-1409 (2)

Oh ya, yang aneh lagi selaen gue nggak nemuin panel Jalan Salib, gue juga nggak nemuin Goa Maria di gereja ini. Apa gara2 lagi direnov juga? Hiks...yang pasti gue merasa perjalanan gue ke Katedral Bogor jadi kurang lengkap. Gue harap gue bisa kesini lagi lah kalo renov-nya udah kelar. But, afterall gereja ini menurutku adalah salah satu gereja tercantik di Indonesia. No one can argue on that!I hope one day I can pray again beneath the crystal window of this white cathedral.

Senin, 09 Desember 2013

HEAVENLY-INSPIRED DOME: 10 INTERIOR KUBAH GEREJA PALING MENAKJUBKAN

 

400pxfrescowithtrompelocv1

Kata “dome” (kubah) berakar dari kata “domus” (bahasa Romawi kuno) yang berari “rumah”. Namun karena kebanyakan rumah2 mewah pada zaman Romawi kuno menggunakan kubah, maka makna “dome” kemudian bergeser. Kubah amatlah populer pada masa Renaissance dan sering diterapkan untuk membangun gereja. Bahkan kata “katedral” dalam bahasa Jerman diterjemahkan “dom” dan dalam bahasa Italia “duomo” yang keduanya sebenarnya berarti kubah, karena seringnya dijumpai katedral berkubah pada saat itu. Kubah tak hanya dihias pada bagian luarya saja, namun juga pada bagian interiornya. Berikut ini foto bagian interior kubah gereja dan katedral yang pastinya keindahannya terinspirasi oleh bayangan manusia tentang surga.

1. Basilika St. Peter (Vatikan)

3-St-Peters-Dome-Italy

Kubah gereja terbesar di dunia ini juga merupakan kubah terbesar dan tertinggi di dunia. Gereja bergaya Renaissance ini menerapkan pola geometris untuk menghiasi bagian dalam kubahnya. Namun apabila dilihat dengan seksama, akan terlihat detail lukisan para santo-santa di dalam motif geomteris tersebut.

3112402035_6d6115ebb7_b

2. Basilika St. Mark (Venesia, Italia)

St-Marks-Basilica-Venice

Gereja ini sering disebut sebagai “chiesa del’oro” yang berarti “gereja emas” karena bagian interiornya (termasuk kubahnya) yang dihiasi dengan warna keemasan. Seperti layaknya gereja bergaya Byzantine pada umumnya, bagian kubah gereja ini dihiasi dengan mosaik lukisan Yesus dan para santo-santa.

dome mosaic

venesia

3. Katedral Ely (Ely, Inggris)

ELY_CATHEDRAL_1687260c

Gereja gotik ini memang tidak berkubah, namun bagian menara oktagonnya menampakkan rusuk2 yang berbentuk menakjubkan.

Oktogon_Ely

4. Basilika Santa Maria Maggiore (Roma, Italia)

RomeStMariaMaggioreBasilicaY

Gereja ini walaupun berada dalam wilayah Italia, namun memiliki keistimewaan sebagai milik Vatikan. Sehingga gereja ini menikmati status seperti kedutaan besar. Gereja ini merupakan salah satu dari 4 major basilica atau empat gereja Katolik terpenting di dunia.

Santa Maria Maggiore

santa maria maggiore2

5. Rosary Chapel (Puebla, Meksiko)

11679478-santo-domingo-church-puebla-mexico

Rosary chapel merupakan kapel yang menjadi bagian dari Santo Domingo Church di kota Puebla, Meksiko. Kapel ini dihias secara “wah” dan habis2an dengan warna emas dan kristal yang berkilauan.

rosary chapel

6. Katedral Florence (Florence, Italia)

florence2

Gereja dengan kubahnya yang terkenal ini dibangun dengan gaya Renaissance dengan detail fresco yang menggambarkan surga pada interior kubahnya.

florence

7. Les Invalides (Paris, Prancis)

domeinvalides

Bangunan ini sebenarnya bukanlah gereja, namun di bawah kubahnya memang terdapat sebuah kapel . Di bawah kubah emasnya juga terdapat makam tokoh Prancis paling terkenal, Napoleon Bonaparte.

espace-illu5_01

8. Katedral Morelia (Morelia, Meksiko)

panoramica-catedral-de-morelia-116

Gereja ini memang sederhana dari tampilan luarnya, namun interiornya sangatlah mewah. Gereja ini dianggap sebagai gereja terindah di Meksiko, bahkan Amerika Utara.

guadalupita-church-interior-pink-gold-dome-mexico-4446576

9. Hagia Sofia (Istanbul, Turki)

hagia-sophia-istanbul

Jangan kaget jika kumasukkan bangunan paling terkenal di Turki ini ke dalam list ini, sebab sebelum dialihfungsikan sebagai masjid (sekarang museum), bangunan ini awalnya adalah gereja. Gereja ini dan kubahnya merupakan bukti kejayaan gaya arsitektur Byzantine pada masa lalu.

hagiasophiadome

Hagia-Sophia-interior-and-dome-j316104126

the-grand-dome-of-the-hagia-sophia

10. Gereja2 Barok di Eropa

Berikut ini kuberikan kubah2 menakjubkan gereja2 barok. Kebanyakan bagian dalam kubah ini dihias dengan ilusi mata bernama “trompe l’il” yakni lukisan mural dua dimensi yang tampak seperti tiga dimensi.

cupola-santandrea-a-mantova-2

Dome of Sant'Agnese in Agone

The baroque dome of a Granada's church

San Carlo ai Catinari

Terakhir, ini sebenarnya bukanlah kubah gereja, melainkan kubah sebuah gedung parlemen di Amerika. Namun sepertinya benar2 terinspirasi dengan bayangan manusia mengenai surga.

Inside dome

15 GEREJA BERGAYA BAROK PALING MENAKJUBKAN DI DUNIA

 

Santiago-de-Compostela-Cathedral-in-Spain_Beautiful-facade_6878

Gaya baroque (barok) emang jadi saingan berat gaya gotik. Keduanya merupakan gaya arsitektur gereja yang amat terkenal di zaman Eropa kuno. Sesuai dengan namanya yang berarti “mutiara”, gaya barok memang menonjolkan kemewahan. Berikut ini adalah 15 gereja bergaya barok paling indah di dunia yang tersebar di seluruh penjuru Eropa.

1. Katedral Santiago de Compostela (Santiago de Compostela, Spanyol)

SANTIAGO DE COMPOSTELA2

Gereja ini merupakan tempat peziarahan ketiga paling penting bagi umat Katolik selain Yerusalem dan Roma. Sebab di kota kecil Santiago de Compostela ini berdiri gereja yang menjadi makam St. Yakobus, salah seorang dari 12 murid Yesus (bahkan dikatakan dalam Injil bahwa beliau adalah saudara Yesus). Peziarahan ke gereja ini disebut sebagai “The Way of St. James” dan merupakan tradisi yang sangat unik di Eropa. Setiap tahun, para penganut Katolik yang taat di Eropa akan berangkat dari rumahnya masing2 (bisa dari Prancis, Italia, bahkan Inggris) ke gereja ini dengan berjalan kaki! Perjalanan ini memakan jarak ratusan kimometer bahkan bisa memakan waktu berbulan-bulan. Tradisi ini bahkan masih berjalan hingga zaman modern seperti saat ini. Bedanya, tradisi peziarahan ini kini tak lagi bermotif keyakinan religius saja, melainkan ajang backpackeran dan melepaskan diri dari segala kemajuan teknologi dan rutinitas sehari-hari.

2. Katedral St. Paul (London, Inggris)

605px-St_Pauls_Cathedral_from_West

Katedral terbesar di London sekaligus tempat kedudukan Uskup London ini dulunya merupakan bangunan gotik yang dibangun pada abad ke-13. Namun kebakaran hebat yang meluluhlantakkan seluruh kota pada 1666 membuat Sir Christopher Wren merancang bangunan penggantinya, yang kali ini menerapkan gaya barok yang tengah naik daun kala itu.

3. Gereja Santa Maria della Salute (Venesia, Italia)

725px-Santa_Maria_della_Salute_in_Venice_001

Gereja bergaya barok ini dibangun pada 1631 sebagai wujud syukur rakyat Venesia atas berakhirnya wabah yang sempat melenyapkan sepertiga populasi Venesia. Gereja ini diarsiteki oleh Baldassare Longhena dengan desain oktagonal, kubah yang menjulang, serta ukiran rumit yang menghiasi eksteriornya.

4. Frauenkirche (Dresden, Jerman)

dresden cathedral

Dibangun pada tahun 1743 dengan gaya rococo (kelanjutan gaya barok) yang memukau, gereja ini menemui nasib yang amat tragis ketika dihancurkan oleh serangan tentara Sekutu pada 1945 bersama dengan seisi kota Dresden. Selama puluhan tahun seusai perang, gereja ini dibiarkan sebagai puing2 sebagai monumen pengingat penderitaan yang diakibatkan oleh Perang Dunia II. Namun pada tahun 2005 akhirnya gereja yang dikenal dengan sebutan “Stone Bell” ini terlahir kembali dengan bentuk yang sama seperti gereja yang terdahulu. Keunikan satu2nya gereja Protestan di list ini ini tentulah bentuk kubahnya yang menyerupai lonceng.

5. Katedral Syracuse (Syracuse, Italia)

syracuse   11449132-baroque-church-cathedral-in-syracuse-sicily-italy  

Katedral Syracuse merupakan contoh gaya arsitektur Sicilian Baroque di Pulau Sicily, Italia. Gereja ini selesai dibangun kembali pada 1700 setelah bangunan aslinya luluh lantak akibat gempa pada 1693. Uniknya, pada zaman Romawi dahulu, gereja ini sebenarnya adalah kuil Dewi Athena yang dipugar menjadi gereja oleh umat Kristiani saat itu.

PWP61199-Siracusa-Sicily-D3X6106-2

6. Gereja St. Nicholas (Praha, Ceko)

getimage   praguenicholas1

Kedua gereja bergaya barok ini anehnya menyandang nama yang sama. Gereja St. Nicholas yang pertama merupakan gereja Katolik dari abad ke-18 yang bergaya Bohemian Baroque dan berada di distrik Mala Starna (Lesser Town), pusat kota Praha. Sementara gereja St. Nicholas yang kedua adalah gereja Orthodox yang berada di Old Town, Praha.

7. Katedral St. Andrew dan St. Michael Monastery (Kiev, Ukraina)

andrew church  golden dome

Kedua gereja ini kumasukkan dalam satu list karena berada di kota yang sama yakni, Kiev. Katedral St. Andrew merupakan salah satu landmark Kiev yang walaupun dibangun di Eropa Timur, memiliki gaya barok ala Italia, sebab dirancang oleh arsitek asal Italia, Bartolomeo Rastrelli. Sedangkan St. Michael Monastery atau sering disebut sebagai “Golden Dome” atau “Kubah Emas” merupakan biara yang dibangun dnegan gaya Ukranian Baroque. Naas, biara ini diratakan dengan tanah oleh pemerintah Uni Sovyet pada 1930-an, namun dibangun kembali pada 1999.

8. Gereja Sant’ Andrea della Valle (Roma, Italia)

431px-Sant_Andrea_della_Valle_Roma_adjusted   450px-Lazio_Roma_SAndreaValle1_tango7174

Gereja indah ini dibangun sejak 1590 dan memiliki keindahan interior yang tiada taranya. Gereja ini memiliki kubah ketiga terbesar di Roma setelah Basilika Saint Peter di Vatikan dan Pantheon yang dulunya merupakan kuil Romawi.

sant andrea della valle2

9. Gereja St. Ignazio (Roma, Italia)

Lazio_Roma_SIgnazio_tango7174

Gereja bernama lengkap Gereja Saint Ignatius de Loyola di Campus Martius ini dibangun pada 1650. Gereja ini bermula sebagai sebuah kapel mungil untuk kampus Collegio Romano. Namun dengan perkembangan kampus yang sangat pesat, kapel tersebut tak mampu lagi menampung peribadatan untuk 2 ribu mahasiswa sehingga gereja baru bergaya barok pun dibangun. Gereja ini lebih terkenal karena trompe l’il, yakni lukisan dengan ilusi tiga dimensi yang dilukis oleh Andrea Pozzo di langit2 gereja ini.

St_IgnazioDeckenfresko

2741901060_6048c364fc

San-Ignazio-andrea-pozzo

10. Basilika St. Peter (Vatikan)

St-Peter-s-Basilica_View-of-St-Peter-s-Basilica_3241

Gereja terbesar di dunia sekaligus tempat kedudukan Paus, pemimpin tertinggi agama Katolik ini sejak masa pembangunannya menuai kontroversi. Biaya pembangunannya yang selangit menyebabkan konflik yang akhirnya membuat Martin Luther memutuskan diri dari Gereja Katolik dan mendirikan Gereja Protestan hingga kini. Gereja ini dibangun pada 1506-1626 untuk menggantikan gereja lama yang sudah berdiri sejak zaman Romawi kuno. Gereja ini juga dibangun tepat di atas makam St. Petrus, paus pertama. Perancangnya tak lain seniman terkenal, Michaelangelo.

431px-Het_Baldakijn_van_Bernini_-_The_Baldachinno   interior-saint-peter-rome-17579634

st peter basilica inside